Kejadian ini cukup mengjutkan bagi saya dan juga cukup tidak mengenakan. kemaren hari jum’at tanggal 26 maret 2010.
Tidak seperti biasanya, ruangan kantorku sepi. Bu Widya sudah pulang duluan dan pak Daim juga entah kemana saya tak tahu. Waktu telah menunjukan jam 11 lebih 15 menit. Aku yang dari pagi sudah serius di depan laptopku tak banyak menghiraukan sekelilingku, sampai pak Wahyu berangkat sholat jum’at.
Ku lihat jam di sudut kanan bawah LCD laptop, “ups udah jam 11.25″. Aku pun segera bergegas keluar ruangan untuk mengganti sadalku dengan sandal jepit lalu ke kamar mandi guna ber-wudhu. setelah itu aku segera berangkat ke Masjid, langsung nyelonong saja karena aku kira pak Daim masih belum berangkat.
Setelah sholat jum’at selesai akupun segera kembali ke kantor. Sesampai dikantor rekanku langsung bertanya “mas laptope sampeyan nang ndi?” lalu ku jawab “tak lebokne lemari”, “lha laptope pak W?” lanjutnya. Secara reflek aku langsung melihat ke rauanganku, eits kok ga ada di meja pikirku. “Iku nango mbak Anik” kata temenku. Kontan aku langsung masuk ke ruangan dan didalam ribut soal laptop. Ternyata benar laptopnya pak W hilang, 2 buah lagi.
Tapi satu yang aku ga terima dari kasus ini, kok beberapa orang menyalahkanku dalam hal ini. Mereka beralasan aku tak mengunci pintu dan tak bilang kalau berangkat ke masjid. Dan satu-satunya pembelaan hanyalah kalimatnya pak Daim yang menyatakan kalau mereka tak bisa menyalahkan aku karena dia sudah berkali-kali diingatkan.
Setibanya pak Wahyu di kantor, aku langsung menemuinya dan meminta maaf karena telrdor tidak memberikan pesan pada rekan-rekan cewek yang masih berjaga disana. Setelah itu aku pergi dari kator karena kupingku terasa panas mendengar kata-kata temanku(tapi sore harinya semuanya berjalan baik kembali).
Tapi kejadian ini juga dirasa memang nasib buruk, karena saat malingnya masuk ke ruangan ada seseorang yang mengetahuinya dan tidak sadar bahwadisana sedang terjadi pencurian. Menurutnya dia hafal betul dengan wajah dan bentuk tubuh tersangka.
Memang kalau sudah tiba saatnya tak ada satu hal pun yang dapat mencegah dari kuasaNYA. subhannALLAH.